LAPORAN PERCOBAAN IPA

PENGARUH UDARA TERHADAP NYALA API

A.   Tujuan: Mengetahui pengaruh udara pada nyala api

B.   Pendahuluan

  1.  Rumusan Masalah
    Apakah api bisa menyala tanpa udara?
  2.  Dasar Teori
    Api sebenarnya merupakan hasil dari reaksi kimia, yaitu suatu proses perubahan dari suatu zat kimia ke zat kimia lain. Api terjadi ketika ada reaksi kimia antara suatu bahan bakar dan oksigen. Bahan bakar ini bisa bermacam-macam, misalnya bensin, minyak tanah, atau bahkan kayu. Proses ini biasa dikenal dengan nama oksidasi.
    Dalam udara yang kita hirup, sebagian besarnya mengandung nitrogen, dengan oksigen sekitar 20%, dan sebagian kecilnya zat-zat lain. Ada beberapa cara proses pemadaman api. Kita dapat menghilangkan sumber bahan bakar pembakaran, misalnya kayu atau materi apapun yang menjadi bahan bakar. Kita dapat menghilangkan oksigen di sekitar pembakaran dengan cara menutupi sumber api sepenuhnya atau mengganti udara di sekitar pembakaran dengan karbon dioksida. Contohnya adalah saat kita menutupkan gelas kaca pada lilin yang menyala, lilin akan menyala selama oksigen masih tersedia. Namun, saat oksigen di lingkungan habis, api akan padam. Cara lain adalah dengan menurunkan suhu api sehingga lebih cepat menghilangkan panas daripada pembentukannya. Cara paling mudah adalah dengan air.
  3.  Hipotesis
    Api membutuhkan udara agar tetap bisa menyala.
  4.  Variabel kontrol: jenis dan ukuran lilin
     Variabel bebas: pasokan udara
     Variabel terikat: waktu nyala api

C.   Alat dan Bahan

  1.   Lilin dengan ukuran sama (3 batang)
  2.   Gelas berukuran besar, sedang, dan kecil
  3.   Stopwatch
  4.   Korek api

D.   Langkah Kerja

  1.   Letakkan lilin dengan tegak, nyalakan api menggunakan korek api.
  2.   Tutuplah lilin menggunakan gelas kecil.
  3.   Ukurlah waktu yang dibutuhkan hingga api padam.
  4.   Catat hasil pengukuran pada tabel pengamatan.
  5.   Ulangi langkah 2 – 4 dengan menggunakan gelas sedang dan juga gelas besar.

E.   Hasil Pengamatan

F.   Analisis Data
Makin besar gelas, makin lama api menyala. Hal ini karena gelas besar menampung udara yang lebih banyak sehingga kandungan oksigen di dalamnya juga banyak. Karena mendapatkan pasokan oksigen yang banyak, api dapat menyala lebih lama. Sementara itu, gelas yang kecil menampung oksigen yang sehingga api cepat padam. Hal ini menunjukkan api tidak bisa menyala bila tidak ada udara.

G.   Kesimpulan
Api membutuhkan udara untuk tetap menyala.

Scroll to Top